Nama Sangkuriang diambil dari cerita rakyat Jawa Barat yaitu tentang seorang anak yang akan menikah dengan ibunya Dayang Sumbi. Demikian juga dengan Lele Sangkuriang yang dihasilkan dari persilangan induk betina lele dumbo generasi kedua (F2) dengan induk jantan lele dumbo generasi keenam(F6). Hal ini dilakukan sebagai upaya dari BBPBAT (Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar) Sukabumi untuk mengembalikan kualitas lele dumbo seperti pertama kali didatangkan ke Indonesia.

Proses tersebut terbukti telah menghasilkan lele berkualitas unggul mendekati kualitas lele dumbo ketika pertama kali didatangkan ke Indonesia.Kualitas lele sangkuriang antara lain kemampuan produksi yang tinggi, masa panen lebih cepat, lebih tahan terhadap penyakit, kemampuan bertelur dan daya tetas telur yang tinggi. Sehingga pada tahun 2004, lele hasil silang balik tersebut resmi dilepas oleh Departemen Kelautan dan Perikanan sebagai komoditas baru ikan lele unggul melalui Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. KP.26./MEN/2004 tanggal 21 Juli 2004.
(Sumber: Buku Jurus Sukses Beternak lele Sangkuriang, Nasrudin)

Advertisements